Ricuh! Warga Demo Pembangunan Resor Mewah-Anggota Dewan Dilempar Telur

3 hours ago 2

Demo kembali terjadi di Albania mengecam pembangunan proyek resor mewah menantu Presiden AS Donald Trump. Kali ini parelemen didatangi massa.

ALBANIA-PROTESTS/

Polisi Albania menahan sejumlah pengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi di Tirana, Selasa (8/9/2026). Para demonstran melemparkan telur ke arah mobil yang mereka duga membawa seorang anggota parlemen. (REUTERS/Florion Goga)

ALBANIA-PROTESTS/

Demo kali ini memasuki hari ke-101. Massa berdemo di depan parlemen, sebagai simbol kekuasaan politik, menyoroti tuduhan korupsi pemerintah serta ancaman lingkungan akibat proyek pembangunan berskala besar menantu Presiden AS Jareth Kushner. (REUTERS/Florion Goga)

ALBANIA-PROTESTS/

Para aktivis menamakan gerakan mereka "Revolusi Flamingo". Ini merujuk pada burung flamingo yang menghuni kawasan lahan basah lindung di dekat salah satu lokasi proyek pembangunan hotel mewah tersebut. (REUTERS/Florion Goga)

Protesters shout slogans during a demonstration against the government, following months of protests against a planned luxury resort backed by a company linked to Jared Kushner, the son-in-law of U.S. President Donald Trump, on an environmentally sen

Kushner sendiri masuk ke Albania melalui perusahaan investasi, Affinity Partners. Perusahaan itu mengembangkan proyek senilai €1,4 miliar (sekitar US$1,6 miliar) di dekat kawasan lindung Vjosa-Narta. Perusahaan tersebut juga terlibat dalam proyek lain di Pulau Sazan, yang berada tidak jauh dari kawasan tersebut. (REUTERS/Florion Goga)

ALBANIA-PROTESTS/

Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama mengatakan nilai gabungan kedua proyek itu mencapai €5 miliar. Namun, para aktivis lingkungan menolak rencana pembangunan tersebut karena menilai proyek itu dapat mengancam ratusan hektare pantai yang masih alami. (REUTERS/Florion Goga)

ALBANIA-PROTESTS/

Dalam foto, massa mencoba mendekati gedung parlemen, tetapi polisi memasang barikade. Massa kemudian melempar telur, tomat, dan botol plastik, sementara polisi mengawal anggota parlemen yang masuk dan keluar gedung. (REUTERS/Florion Goga)

Read Entire Article
| | | |