Penthouse Mewah Harta Cuci Uang Dijual, Harganya Rp 352 M

11 hours ago 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Harta sitaan dari kasus pencucian uang senilai S$3 miliar (Rp41,72 triliun) mulai dijual di Singapura. Salah satu aset yang mencuri perhatian adalah penthouse mewah empat kamar tidur di South Beach Residences yang memiliki harga panduan S$25,32 juta (Rp352 miliar).

Melansir Channel News Asia (CNA), Kamis (17/9/2026), sebanyak 26 properti akan dilelang pada tahap awal, termasuk ruang kantor Kelas A di Suntec City dengan harga panduan S$11,5 juta (Rp159,9 miliar). Properti-properti tersebut merupakan bagian dari lebih dari 80 aset yang akan dijual secara bertahap mulai September hingga pertengahan 2027.

Aset-aset tersebut disita setelah penggerebekan di berbagai wilayah Singapura pada Agustus 2023 mengungkap jaringan perjudian ilegal di Asia Tenggara. Nicholas Mak, kepala riset portal properti Mogul.sg, mengatakan penjualan aset dan real estat sitaan yang terkait dengan kasus pencucian uang berskala besar seperti ini tergolong sangat jarang.

Lelang pertama dijadwalkan digelar Knight Frank hari ini, disusul SRI serta Edmund Tie and Company (ETC) pada 23 September mendatang. Properti hunian yang masuk tahap awal penjualan mayoritas merupakan aset mewah di kawasan pusat Singapura, termasuk unit di Wallich Residences, Paterson Suites dan Sloane Residences.

Dalam mekanismenya, juru lelang akan memperkenalkan properti sebelum membuka penawaran pada harga tertentu. Peserta kemudian menaikkan tawaran hingga tidak ada lagi penawaran yang lebih tinggi, dan ketika palu diketukkan, transaksi menjadi komitmen pembelian yang mengikat sesuai ketentuan penjualan.

Tan Tee Khoon, kepala lelang dan penjualan Knight Frank Singapura, mengatakan pembeli umumnya wajib menandatangani dokumen penjualan dan membayar uang muka sekitar 10% dari harga transaksi. Jika pembeli gagal menyelesaikan transaksi, uang muka dapat hangus sesuai ketentuan, sementara sisa pembayaran diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Harga panduan (guide price) bukan harga minimum yang wajib diterima penjual. Jika penawaran tidak mencapai reserve price, properti dapat dinyatakan belum terjual dan kemudian ditawarkan kembali atau dinegosiasikan melalui metode penjualan privat.

Mak menilai harga panduan properti sitaan yang dilelang pada September masih berada dalam kisaran wajar berdasarkan riset perusahaannya. Namun, Tan mengingatkan bahwa properti lelang tidak otomatis berarti lebih murah karena harga akhir tetap dipengaruhi kondisi aset, lokasi, ekspektasi penjual dan tingkat persaingan.

Hasil penjualan aset sitaan tersebut nantinya akan disetorkan ke dana konsolidasi pemerintah Singapura. Kepolisian Singapura sebelumnya menyerahkan aset kasus tersebut kepada firma audit Deloitte untuk dilikuidasi sebagai bagian dari proses pengelolaan dan penjualan aset hasil penyitaan.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |