Potret Rombongan Biksu Tempuh 3.700 KM Berjalan Kaki Bawa Misi Damai

2 hours ago 1
Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Sekelompok biksu Buddha mengikuti aksi “Walk for Peace” sejauh 3.700 KM di sepanjang Massachusetts Avenue, kawasan Embassy Row, Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (10/2/2026). Puluhan biksu berjubah oranye tua tiba di ibu kota setelah menempuh perjalanan spiritual yang melintasi sembilan negara bagian, yang menarik perhatian luas dan disambut ribuan orang di sepanjang rute. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Pemimpin spiritual perjalanan tersebut, Bhikkhu Pannakara, mengatakan kepada para peserta bahwa perdamaian sejati harus dimulai dari diri sendiri. Ia menekankan bahwa perdamaian “berawal dari dalam, bukan dari luar,” sebagai pesan utama dari perjalanan lintas negara yang mereka jalani. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Setibanya di ibu kota AS, para biksu mendapat sambutan hangat saat berjalan melalui wilayah barat laut Washington D.C. Kerumunan orang terlihat bersorak dari trotoar yang masih tertutup es, sisa badai musim dingin yang melanda kawasan tersebut beberapa hari sebelumnya. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Para biksu memulai perjalanan mereka dari Texas lebih dari tiga bulan lalu. Dalam perjalanannya, mereka menghadapi suhu ekstrem musim dingin dan bahkan terkadang berjalan tanpa alas kaki. Aksi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian, kasih sayang, serta welas asih bagi masyarakat Amerika Serikat dan dunia. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Perjalanan para biksu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan sosial-politik di Amerika Serikat, yang sebagian dipicu kebijakan imigrasi keras Presiden Donald Trump. Kebijakan tersebut memicu pengerahan Garda Nasional di sejumlah kota, serta menimbulkan korban jiwa baik dari warga negara Amerika maupun imigran dalam insiden yang melibatkan agen federal. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Pada sore harinya, para biksu disambut ratusan simpatisan di Katedral Nasional Washington. Dalam kesempatan itu, biksu kelahiran Amerika Bhikku Bodhi memperingatkan bahwa Amerika Serikat menghadapi “rezim teror” akibat kebijakan imigrasi pemerintahan Trump, serta menyerukan pentingnya “belas kasih yang penuh kesadaran”. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sekelompok biksu Buddha dalam acara

Aksi “Jalan untuk Perdamaian” juga mendapat dukungan luas di media sosial dan disebut telah menarik simpati jutaan orang. Banyak pendukung membagikan pesan dukungan, bahkan rela menantang hujan dan salju demi bertemu para biksu dan memberikan bunga saat rombongan melewati kota-kota mereka. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Read Entire Article
| | | |