Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia memperluas penjajakan kerja sama energi ke Afrika dengan membidik Nigeria dan Angola sebagai mitra strategis. Langkah ini mencakup peluang pasokan langsung minyak mentah hingga investasi di blok minyak dan gas (migas).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno telah melakukan kunjungan ke kedua negara tersebut pada awal September 2026.
"Dalam kesempatan tersebut dibahas berbagai upaya untuk mengembangkan kerja sama strategis di bidang energi," kata Nabyl dalam press briefing di Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Dalam kunjungannya ke Nigeria, Wamenlu bertemu dengan Menteri Luar Negeri serta Menteri Perminyakan Nigeria. Pertemuan tersebut membahas kerja sama pasokan langsung minyak mentah, investasi pada blok migas, serta peningkatan kapasitas di sektor energi.
Selain migas, Indonesia dan Nigeria turut menjajaki penguatan industri biodiesel dan kelapa sawit. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran pengalaman, pelatihan teknis, hingga pendidikan di sektor terkait.
Sementara di Angola, Oegroseno bertemu dengan Menteri Sumber Daya Mineral, Perminyakan, dan Gas, CEO Sonangol, serta pimpinan National Oil, Gas and Biofuels Agency. Ia juga menjadi pembicara utama dalam Angola Oil and Gas Conference di Luanda untuk menyampaikan perspektif Indonesia terkait penguatan kerja sama bilateral dan Selatan-Selatan di bidang energi.
"Bagaimana kedua negara dapat memanfaatkan kerja sama Selatan-Selatan, khususnya di bidang energi," ujar Nabyl, menjelaskan salah satu isu yang dibawa Indonesia dalam forum tersebut.
Indonesia dan Angola juga membahas percepatan pembentukan Joint Commission for Bilateral Consultation. Menurut Kemlu, pembentukan mekanisme tersebut merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) kerja sama energi kedua negara.
Langkah ke Nigeria dan Angola menunjukkan upaya Indonesia memperluas sumber dan mitra kerja sama energi di luar kawasan tradisional. Selain mengejar pasokan minyak mentah, pemerintah juga membuka peluang investasi migas sekaligus penguatan kapasitas dan industri energi di kedua negara Afrika tersebut.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340905/original/042907900_1788529611-IMG_6511.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340290/original/025401600_1788499994-Raihan1.jpg)