Jakarta, CNBC Indonesia - Warga di sejumlah wilayah Malang Raya, Jawa Timur, dikejutkan oleh suara dentuman keras yang terdengar pada Selasa malam (8/9). Dugaan awal mengarah ke aktivitas Gunung Semeru yang berada di wilayah tersebut.
Kemunculan suara itu sempat membuat warga menduga dentuman berasal dari sound horeg maupun aktivitas konstruksi di sekitar permukiman. Namun, laporan warga menunjukkan suara serupa terdengar hampir bersamaan di sejumlah wilayah yang lokasinya cukup berjauhan.
Mengutip detik.com, laporan dentuman muncul dari beberapa kawasan, mulai dari Blimbing, Bumiayu, dan Lowokwaru di wilayah perkotaan Malang, hingga Lawang dan Bululawang di Kabupaten Malang.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Ricko Kardoso menjelaskan bahwa suara keras tersebut bukan berasal dari aktivitas gempa tektonik maupun sambaran petir.
Hasil pemantauan alat BMKG pada waktu kejadian, situasi seismik dan atmosfer Malang Raya terpantau nihil fenomena ekstrem.
"Hasil pemantauan BMKG Stasiun Geofisika Malang pada aktivitas gempa bumi tektonik dan sambaran petir sekitar pukul 22.00 WIB, tidak terdeteksi aktivitas gempa bumi tektonik dan sambaran petir di wilayah Malang dan sekitarnya pada waktu tersebut yang berpotensi menimbulkan suara dentuman," kata Ricko, dikutip dari Detikcom, Kamis (10/9/2026).
Ia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru milik PVMBG. Hasilnya terungkap bahwa Gunung Semeru belakangan ini memang menunjukkan peningkatan tekanan gas vulkanik.
Kondisi ini memicu timbulnya suara dentuman dan gemuruh yang bisa terdengar cukup jauh.
"Aktivitas letusan Gunung Api Semeru dalam beberapa minggu terakhir terkadang disertai suara dentuman maupun gemuruh dengan intensitas lemah, sedang, hingga kuat, yang berkaitan dengan peningkatan tekanan gas vulkanik," jelas Ricko.
Dari data tersebut, Stasiun Geofisika Malang memastikan suara dentuman di Malang Raya murni berkaitan dengan dinamika vulkanik Gunung Semeru dan bukan akibat gempa bumi atau petir.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340905/original/042907900_1788529611-IMG_6511.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405356/original/074050200_1762458033-1000096973.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)




