Di Tengah Tekanan Pasar, Asing Borong 10 Saham Ini

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah tekanan jual investor asing di pasar saham Indonesia kemarin, Kamis (5/2/2026), sejumlah saham justru mencatatkan net foreign buy terbesar. Investor asing selektif mengoleksi saham-saham berkapitalisasi besar di sektor finansial hingga konsumer.

Berdasarkan data perdagangan, Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, mencapai Rp390,1 miliar. Aksi beli ini terjadi di tengah kuatnya minat asing pada sektor perbankan papan atas.

Di posisi kedua, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatatkan net buy asing sebesar Rp124,1 miliar, disusul Astra International (ASII) dengan Rp118,9 miliar.

Sementara itu, Bank Central Asia (BBCA) dengan net foreign buy Rp75,3 miliar.

Dari sektor industri dan energi, Chandra Asri Petrochemical (TPIA) mencatatkan net buy Rp48,5 miliar, diikuti Petrosea (PTRO) sebesar Rp29,7 miliar.

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan Kamis (5/2/2026):

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 390,1 miliar

2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 124,1 miliar

3. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 118,9 miliar

4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 75,3 miliar

5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp 48,5 miliar

6. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 29,7 miliar

7. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) - Rp 27,4 miliar

8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 27,0 miliar

9. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Rp 26,6 miliar

10. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp 19,3 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan kemarin. Setelah berulang kali mencoba keluar dari zona merah, indeks ditutup turun 0,53% atau 42,84 poin.

Indeks bertengger di level 8.103,88 pada akhir perdagangan. Padahal pada awal perdagangan, IHSG sempat tampil meyakinkan dengan penguatan hingga 0,83%.

Akan tetapi memasuki sesi 2, IHSG tampak kurang tenaga dan berakhir koreksi setelah dua hari kemarin berhasil menutup perdagangan dengan penguatan masing-masing 2,52% dan 0,3%.

Sebanyak 370 saham naik, 314 turun, dan 274 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 20 triliun, melibatkan 33,62 miliar saham dalam 2,49 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tergerus menjadi Rp 14.645 triliun.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |