Luhut Klaim Perlinsos Digital Meluncur, Negara Bisa Hemat Rp1.200 T

14 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) dapat menghemat uang negara Rp 1.200 triliun. Digitalisasi perlinsos ini akan diluncurkan pada minggu ketiga Oktober 2026.

Luhut, program itu juga sekaligus menutup berbagai potensi kebocoran dan mendorong terciptanya ekosistem pemerintahan yang lebih efisien.

"Ya, nanti saya kira fiskal. Kemarin presiden dengan penghematan digitalisasi yang kami hitung bisa mencapai Rp 1.200 triliun itu angka itu bisa akan turun ke bawah. Jadi, presiden ingin tadi masalah keadilan itu betul-betul sampai ke bawah," ujar Luhut, Kamis (10/9/2026).

Dengan perlinsos digital ini, nantinya semua bansos akan diintegrasikan dan implementasinya akan dilakukan dengan berdasarkan data yang valid. Bansosnya pun, menurut Luhut, akan ditransfer secara online atau menggunakan skema cashless.

Pemerintah, kata Luhut, masih mengkaji mekanisme pencairannya. Namun, dia berpikiran bahwa bansos ini dapat disalurkan dengan sistem kupon. Dengan demikian, penerima tidak bisa menggunakan bansos selain untuk membeli beras, bensin atau membayar listrik.

"Kita masih mikir apakah nanti berikan kupon sehingga tidak boleh judi online," katanya.

Menurut Luhut, perlinsos digital ini juga akan digunakan untuk menghilangkan inclusion error maupun exclusion eror terkait dengan pendataan penerima bansos.

"Karena ini akan mungkin banyak sekali menyelesaikan inclusion error atau exclusion error. Jadi orang yang berhak dapat tapi tidak dapat atau yang dapat, tapi dia tidak berhak dapat," ujar Luhut.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |